Malcolm (Jason Clarke) bertemu dengan pemimpin para kera cesar (Andy Serkis) disaat tak tepat, ketika rombongan malcolm hendak memeriksa bendungan pembangkit listrik, sehingga dapat dinyalakan dan manusia dapat kembali menggunakan listrik, namun ditengah jalan rekannya menembak salah satu kera, karena dianggap mengancam. Kejadian ini membuat rakyat kera marah. Beruntung ada sang kera pemimpin cesar, ia menenangkan rakyatnya, dan hanya memperingatkan para manusia dalam hal ini adalah malcolm dan rombongan untuk tak lagi kembali. Meski begitu, cesar yang didesak rakyatnya untuk melakukan perhitungan atau pembalasan, akhirnya memutuskan untuk menemui manusia dengan ratusan rakyatnya dengan bersenjatakan tombak, menegaskan kembali bahwa manusia dan kera mempunyai rumah masing-masing, tapi mereka akan berperang bila memang harus.

Tunggu, sampai disini pasti penasaran kok ngga heran kera bisa ngomong, kok manusia sudah lama ngga menggunakan listrik, ya, sekenarionya adalah masa dimana manusia telah hampir punah, karena peperangan dan wabah, dan para kera berevolusi. Semua yang melihat cesar dan rakyatnya takjub bukan main, dan tak ada yang mampu menjelaskan bagaimana kera bisa sedemikian pintar. Namun semua keheranan itu terlupakan oleh kekhawatiran.

Sinopis Film Dawn of the Planet of the Apes

Malcolm memberanikan diri untuk menemui cesar, menjelaskan maksud dari manusia untuk kembali menyalakan pembangkit listrik tenaga air yang ada diwilayah para kera. Akhirnya cesar memberi izin dengan beberapa persyaratan, tanpa senjata, dan dalam pengawasan para kera, malcolm pun setuju. Keputusan cesar mendapat tentangan dari kera kepercayaannya, koba (Toby Kebbell), ia adalah kera yang dulu menjadi bahan percobaan manusia, sehingga ia sangat membenci manusia. Tak hanya koba, anaknya pun ikut menentang. Walau begitu, cesar masih memberi kepercayaan pada malcolm untuk bekerja. Awalnya segalanya baik baik saja, bahkan kepercayaan cesar bertambah manakala betinanya sedang sakit dan ditolong oleh kekasih malcolm Ellie (Keri Russell).

Awalnya semua lancar, listrik pun kembali menyala, cesar ikut merasakan kegembiraan manusia, namun sebenarnya koba yang amat membenci manusia menyusun siasat, ia menyusup ke gudang senjata dan berhasil mencuri beberapa pucuk senjata. Cesar yang ikut gembira melihat lampu lampu kota menyala bermaksud menunjukkannya pada malcolm dan kekasihnya diatas bukit namun setelah malcolm turun, koba menyelinap disela bebatuan dan menembak cesar, tanpa sepengetahuan siapapun, kemudian meninggalkan senjata begitu saja, anak cesar yang melihat ayahnya tertembak segera menuruni sisi lain bukit dan mendapati senjata serbu tergeletak, kemudian ia mengambilnya dan langsung mengatakan itu ulah manusia. Koba yang telah menyiapkan segalanya untuk menyulut peperangan, dengan kera suruhan membakar rumah mereka sendiri, tanpa sepengetahuan kera lain, maka siasatnya pas, ketika anak cesar menuduh manusia dengan mengacungkan barang bukti berupa senjata, koba menunjuk pada rumah-rumah yang terbakar.

Malcolm dan kelompoknya langsung melarikan diri begitu suasana menjadi kacau, para kera pun kemudian menyadari malcolm kabur dan mengejarnya, beruntung bagi malcolm dan kelompoknya, karena mereka lolos. Akan tetapi, para kera saat itu juga dengan beberapa senjata rampasan dan tombak menyerbu tempat tinggal manusia, karena kalah jumlah, akhirnya manusia keteteran dan menyerah. Kini manusia menjadi tawanan para kera dibawah pimpinan koba. Kera yang setia pada cesar dikurung dalam bis sekolah dan dirantai.

Malcolm yang lolos dari kejaran, tanpa sengaja ada disisi lain bukit tempat cesar tertembak dan jatuh, ia mendapati cesar ternyata masih bernafas, dengan segera ia dan kekasihnya menolong cesar, membawanya pergi ke suatu tempat yang ditunjuk oleh cesar, dan ternyata ditempat itulah cesar dibesarkan, dibesarkan dengan penuh cinta oleh manusia.

Malcolm menyelinap ke gedung tempat tinggal manusia, karena kini telah dikuasai para kera, ia mengambil obat-obatan untuk cesar, setelah beberapa kali lolos, akhirnya ia kepergok sedang menyelinap, dan yang mendapatinya adalah anak cesar, beruntung bagi malcolm hanya ada mereka berdua, dan hati anak cesar juga sudah mulai ragu pada koba setelah ia dengan mata kepalanya sendiri melihat koba membunuh kera lainnya dengan kejam lantaran kera itu tak mau membunuh manusia. Perlahan malcolm menjelaskan perihal ayahnya yang ternyata masih hidup dan sedang dirawat kekasih malcolm disuatu tempat, anak cesar pun segera menemui ayahnya. Cesar menjelaskan bahwa koba lah yang berusaha membunuhnya, bukan manusia.

Setelah cesar sedikit pulih, ia merencanakan untuk menghentikan koba, pertama anaknya ditugaskan untuk membebaskan para kera yang loyal dan setia pada cesar, kemudian koba menyelinap ditengah para kera. Pertarungan antara koba dan cesar pun berlangsung disaksikan oleh para kera, dan koba pun terbunuh, namun peperangan tampaknya belum berakhir, manusia ternyata sempat menghubungi basis militer ditempat lain. Malcolm mencoba untuk mengingatkan cesar, memintanya untuk pergi, namun cesar mengatakan bahwa perang sudah terlanjur dimulai, manusia takkan memaafkan para kera, dan para kera tidak mungkin berdiam saja mereka harus melawan, cesar justeru yang meminta malcolm segera meninggalkan tempat mencari perlindungan ditempat yang lebih aman.

Dan mungkin peperangan sebenarnya akan hadir di film planet of the apes berikutnya.

Sinopsis Film dalam Trailer Dawn of the Planet of the Apes 2014